Selasa, 29 Maret 2011

Tuhan Tidak Pernah Mengecewakan

Harapan…
Setiap orang punya harapan. Seseorang yang tidak mempunyai harapan dalam hidupnya akan kehilangan kegairahan untuk menjalani setiap aktivitas. Hal ini terjadi karena tidak ada hal yang ingin dicapai dalam hal dia melakukan. Setiap hari dirasakan hanya perasaan datar atau tidak ada perasaan yang menggebu-gebu. Setiap orang harus mempunyai harapan meskipun mungkin harapan itu sederhana atau untuk hanya dlam lingkup uhal-hal yang kecil tetapi tetap saja harapan dan bernilai sangat berharga.

Ada suatu cerita, seorang wanita sangat marah kepada suaminya. Suaminya sudah terlalu banyak memberikan janji dan pada akhirnya selalu saja tidak pernah diwujudnyatakan. Hal tersebut membuat wanita itu kecewa. Mungkin dia akan paham jika memang harapan yang diberikan adalah sesuatu hal yang besar dan butuh waktu lama untuk mewujudkannya. Tetapi harapan yang kecil dan mudah tetapi menurut wanita itu sangat penting tidak diwujudkan oleh sang suami. Sampai pada akhirnya wanita tersebut mengatakan, "saya tidak akan berharap lebih darinya. Tidak berharap akan diperhatikan olehnya, diberikan sesuatu atau apapun itu”. Ketakutan akan dikecewakan kembali membuat anita tersebut tidak lagi berharap lebih kepada suaminya.

Cerita diatas mengajarkan kita suatu hal bahwa manusia mungkin bisa saja mengecewakan. Manusia tidak bisa kita andalkan sepenuhnya. Akan tetapi ada satu pribadi yng dapat kita selalu dapat andalkan yaitu Allah. Allah selalu berbeda dengan yang lainnya. Dia selalu tidak pernah mengecewakan. Mungkin ada rasa dukacita didalamnya ketika kita menjalani hidup ini bersama Tuhan tetapi ingatlah kawan bahwa Allah sungguh tahu yang terbaik untuk kita. Dia paham sekali akan diri kita. Dia mengenal pribadi kita jauh lebih dalam bahkan lebih dari
kita sendiri mengenali diri kita masing-masing pribadi. Walaupun tidak semua kemauan kita Tuhan turuti, tetapi apa yang kita butuhkan pasti Dia beri. Jadi trulah seluruh harapan dan masa depan kita kepada Allah dalam segala hal baik itu studi, pekerjaan, jodoh, keluarga bahkan hari tua kita ke tangan Allah dan jangan pernah takut berharap kepada Allah karena Dia tak pernah mengecewakan. God Bless You All..

Terispirasi dari buku Renungan Harian Maret 2011


Web development jakarta

Jujur = Hancur ?

Seorang pengendara motor miskin sedang mencari pekerjaan. Tiap tempat, ia kunjungi tapi tetap dia belum mendapatkan pekerjaan. Ditengah perjalanannya, dengan tidak sengaja dia menabrak belakang sebuah mobil mewah. Kaca kanan belakang mobil tersebut pecah. Meski jalanan tampak sepi saat itu, si pemuda tersebut tidak melarikan diri tetapi dia kemudian mencari sang pemilik mobil untuk akhirnya jujur dan bertanggungjawab atas apa yang telah ia lakukan. Ia tahu bahwa aka nada resiko yang harus dia lakukan untuk menebus kesalahannya. Tetapi apa yang terjadi??. Ketika ia menceritakan kejadian tersebut, si pemuda tidak mendapatkan sangsi apa-apa bahkan lebih daripada itu si pemuda mendapatkan pekerjaan karena sang pemilik mobil melihat kejujuran dari si pemuda tersebut.

Mungkin bisa saja si pemuda kabur. Situasi sudah sangat mendukung. Jalanan sepi dan tidak ada seorangpun yang melihat bahwa ialah yang menabrak mobil mewah tersebut. Melarikan diri dan menghindari resiko itu. Bisa saja hal itu yang ia lakukan. Mengganti perbaikan sebuah lampu mobil tidaklah murah apalagi saat itu ia sama sekali belum mendapatkan pekerjaan. Tetapi si pemuda lebih memilih untuk jujur dan bertanggungjawab dan kenyataan berbeda dari apa yang biasa kita pikirkan. Pemuda mendapatkan pekerjaan atas kejujuran yang ia lakukan.

Apakah ketidakjujuran adalah suatu hal yang wajar bagi kita untuk menghindari resiko akibat dari perbuatan kita. Tetapi Tuhan tetap meminta kita untuk sama-sama belajar memegang prinsip bahwa kejujuran harus menjadi salah satu dari kepribadiaan kita. Mungkin dunia berkata “kejujuran berarti hancur”, tetapi Allah pun berkata ‘kejujuran berarti mujur”.

Terispirasi dari buku Renungan Harian Maret 2011



Bersukacita Selalu

Pada suatu hari Tuhan memberikan 2 buah kotak kepada seorang manusia. Warna kotak itu adalah atu berwarna hitam dan satu lagi berwarna emas. Kedalam kotak yang berwarna hitam, Tuhan meminta manusia itu untuk memasukan segala kesedihan dan juga masalah-masalah yang dimiliki oleh manusi itu. Sedangkan pada kotak yang berwarna emas, Tuhan meminta manusi itu untuk memasukan segala sukacita dan juga pengalaman yang menyenangkan. Seiring dengan berjalannya waktu, manusiaitu heran, entah kenapa kotak berwarna emas itu semakin berat sedangkan kotak berwarna hitam tetap saja ringan. Karena penasaran, manusi itu membuka kotak hitam dan mendapati bahwa terdapat lubang di dasar kotak tersebut sehingga apapu yang dimasukan kedalam kotak hitam itu tetap saja akan hilang dan kotak akan terasa ringan. Manusia pun menanyakan perihal itu kepada Tuhan. Tuhan menjawab, “ Agar kau selalu menghitung berkatmu dan melupakan segala kepedihanmu”

Hati kita bisa merasakan segala perasaan. Pada suatu saat kita merasakan sangat berbahagia tetapi bisa saja seketika kita merasakan kepedihan yang mendalam. Hal itu bisa saja terjadi di dalam kehidupan kita. Perasaan yang digoncangkan oleh berbagai hal seperti kesedihan, takut, cemas, kesusahan cenderung membuat kita tidak bersukacita bahkan kita bisa saja memikirkannya begitu dalam dan membuat sukacita yang sebenarnya bisa saja menghampiri tidak jadi datang kepada kita.

Akan tetapi, Tuhan meminta kita untuk selalu bersukacita. Dia mengerti ketika kita kesusahan, Dia paham ketika kita merasakan kepedihan yng begitu mendalam. Tetapi dia meminta kita untuk selalu bersukacita. Kita pasti bertanya, bagimana itu bisa untuk dilakukan??. Hal itu bisa dilakukan jika kita selalu bersukacita didalam Tuhan dengan cara selalu menghitung setiap berkat yang kita terima. Tuhan telah memberikan banyak kemurahan bagi kita.

Sukacita yang timbul dapat kita rasakan ketika kita berbuat kebaikan kepada orang lain karena dengan kita menjadi berkat bagi orang lain maka kita akan punya berkat lebih. Begitu juga dengan hal kekuatiran. Kita boleh saja kuatir tetapi jangan sampai kekuatiran kita lebih besar dari rasa percaya kita kepada Tuhan. Ungkapkan saja apa yng kita perlukan kepada Tuhan. Tuhan tahu persis apa yang kita butuhkan dan pasti akan diberikanNya. Maka dalam segala sesuatunya, damai sejahtera yang melampaui akal, dan segala emosi kita akan memampukan kita untuk selalu bersukacita. God Bless You All =D..

Terispirasi dari buku Renungan Harian Maret 2011

Pengantar Web Science-E-Commerce

E-commerce jika kita membaca hal ini, pertama yang ada dalam di dalam pemikiran kita adalah bahwa perdagangan yang dilakukan dengan menggunakan internet. Tapi apa arti sebenarnya dari e-commerce E-commerce adalah suatu transaksi dagang yang dilakukan secara online dalam suatu jaringan komputer yang tertata dalam database antara pihak penyedia produk dengan pihak yang membutuhkan produk. Istilah e-commerce sendiri baru me booming beberapa tahun terakhir ini yang sebenarnya e-commerce dalam berbagai bentuk sudah ada lebih dari 20 tahun. Teknologi yang disebut dengan Electronic Data Interchange (EDI) dan Electronic Funds Transfer (EFT). Pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 1970-an. Pertumbuhan penggunaan kartu kredit, Automated Teller Machines dan perbankan via telepon di tahun 1980-anjuga m erupakan bentuk-bentuk Electronic Commerce. 


Ketika internet mulai dipakai maka internet inilah yang mnjadi dasar dari perkembangan e-commerce selanjutnya. Terdapat dua jenis perusahaan yang melakukan bisnis di internet. Perusahaan pertama adalah jenis perusahaan yang semata-mata hanya berada di internet. Perusahaan ini tidak mempunyai toko atau melakukan bisnis secara tradisional. Sebagai contoh : amazon.com dan cdnow. com. Sedangkan jenis lain menggunakan e -commerce di internet sebagai pengganti kegiatan bisnisyang ada. Contoh jenis perusahaan ini adalah Barnes dan Noble.


Kelebihan e-commerce sendiri adalah otomatisasi yang menggantikan proses manual yang biasa kita lakukan secara langsung tanpa perantara jaringan internet (enterprise resource planning concept). Kemudian Integrasi, yang mana menekankan pada efisien da efektifan dalam proses yang ada (just in time concept). Publikasi yang memberikan jasa promosi atas produk atau jasa yang ditawarkan terlebih dapat mencakup seluruh dunia(electronic cataloging). Interaksi sebagai pertukaran data atau informasi berbagai pihak dan mengurangi adanya human error(electronic data interchange). Transaksi yang adalah kesepakatan antara 2 pihak untuk melakukan transaksi yang melibatkan institusi sebagai pihak yang menangani pembayaran (electronic payment).


Sesuatu hal jika punya sisi kelebihan pasti juga ada sisi kelemahan atau kendala-kendala yang akhirnya menjadi kelemahan dari system ini. Kendalanya antara lain adalah kesukaran dalam mengintegrasikan basis data dan sistem proses transaksi. Rintangan budaya dan hokum misalnya transmisi detail kartu kredit, ada pula konsumen yang melakukan banyak perubahan dan hukum yang mengatur hal ini belum jelas. Barang atau jasa yang tidak bisa secara efisien dikemas dan dikirim. Ada pula penanaman modal yang tinggi. Beberapa produk yang memerlukan banyak orang sebagai pembelinya. Beberapa produk juga tidak bisa dijual seperti perhiasan mahal dan juga makanan yang cepat rusak.

Sedangkan jika diceritakan tenatang pengalaman pribadi saya dalam penggunaan e-commerce adalah ketika saya menjual gitar saya di internet. Media yang digunakan antara lain kaskus dan juga facebook yang menjadi jejaring social favorit saya. Penawaran banyak telah saya alami tetapi karena harga yang tidak sesuai dengan barang yang saya jual sampai sekarang gitar yang saya jual masih ada dirumah dan terpajang manis. Pertama kali saya menjual gitar melalui jalur sms yaitu dengan mengirimkan sms ke beberapa teman kenalan saya dan memang perbedaan peminat gitar tersebut sangat jauh berbeda yaitu saya hanya mendapatkan  peminat dari sekian banyak sms yang saya kirimkan. Hal ini sangat jauh berbeda dengan penggunaan internet sebagai media penawaran barang terkhusus adalah gitar saya ini.

Tetapi satu hal yang ingin saya ceritakan kembali. Ada beberapa pengertian bahwa e-commerce memiliki bentuk yang bermacam-macam. Penggunaan internet sebagai media utamanya adalah salah satu bentuk lain dari e-commerce. Seperti kata  Menurut Donna Perry, pengertian ecommerce sangat sederhana yaitu kemampuan untuk melakukan bisnis secara elektronik melalui komputer, fax, telefon, dsb. Bentuk lain dari e-commerce sebelum internet digunakan adalah dengan pemesanan melalui telepon. Kalau dalam hal ini saya sering melakukan pembelian bahkan sampai saat ini pembelian dengan cara tersebut beberapa kali dilakukan seperti menelepon ke tempat yang menjual dengan melihat penawaran barang dengan menggunakan media televisi. Lewat media ini saya belum mengalami kekecewaan karena barang yang dikirimkan akhirnya sampai dengan baik karena diantar langsung oleh kurir dari perusahaan tersebut pembayaran pun dapat digunakan dengan cara cash atau melalui transaksi perbankan. Itulah pengalaman  saya dalam dunia e-commerce.

Sumber : makalah ibu Lulu Munggaran

Rabu, 16 Maret 2011

Dibalik Kekuatan yang Besar Terdapat Tanggung Jawab yang Besar

Tema             : Manusia dan tanggung jawab


Mendengar kata-kata diatas, kita akan mengingat pemain Obey Maguire yang berperan sebagai Peter Parker dalam film superhero spiderman. Ketika kakek dari Peter menasehatinya sebelum menjelang kematiannya. Kata-kata yang menyentuh dan juga memberi pelajaran bagi kita akan pentingnya arti dari sebuah tanggung jawab.

Setiap hari kita melakukan banyak kegiatan. Kegiatan yang menuntut kita untuk mempertanggungjawabkan semuanya baik dalam hal yang besar atau pun dalam hal yang kecil. Dari kecil hingga besar kita telah melalui banyak sekali proses pembelajaran. Kekuatan yang kita miliki pun semakin bertambah dan bertambah. Ketika kita diberikan kekuatan atau kekuasaan yang lebih maka kita pun dapat melakukan hal yang lebih banyak lagi dan ketika hal yang banyak itu kita lakukan maka akan di sertai pula dengan segala sesutu yang harus kita pertanggungjawabkan

Tanggung jawab sendiri adalah kesadaran manusia atas apa yang dilakukan baik secara tidak sengaja dan juga sengaja. Dalam hal ini diperlukan kedaran yang tinggi. Banyak dari kita yang memiliki kesadaran yang tinggi ketika mengolah atau memproses sesuatu yang nantinya menjadi hal yang kita inginkan tetapi setelah semuanya itu selesai maka kesadaran untuk mempertanggungjawabkan kesemua yang telah dilakukan mulai sedikit kesadaran yang timbul atau bahkan tidak ada sama sekali. Padahal hal yang kta lakukan bukan saja berdampak dalam kehidupan kita pribadi atau individual tetapi juga mempengaruhi kehidupan orang lain. Ketika rasa tanggung jawab itu hilang atau tidak ada sama sekali maka akan ada pihak lain yang akhirnya memaksa kita utuk mempertanggungjawabkan hal yang kita lakukan. Jadi dalam hal ini tanggung jawab dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi kesadaran orang tersebut atau kesadaran aka tanggungjawab yang terdapat unsur paksaan dari pihak lain. Dalam melakukan tanggungjawab terdapat unsur pengabdian dan juga pengorbanan. Pengabdian dimana apa yang kita lakukan saat ini disertai dengan rasa ikhlas dan penuh dengan kesetiaan kepada satu hal. Misalnya ia bekerja dan bertanggung jawab kepada keluarganya dan ketika dia melakukan segala sesuatunya dengan baik. Ia dapat dikatakan mengabdi atau pengabdian kepada keluarganya. Dalam proses tersebut juga terdapat pengorbanan, contohnya dia bekerja untuk keluarganya, mungkin waktu untuk bertemu keluarga sedikit berkurang dibandingkan saat dia dulu sebelum bekerja dan banyak waktu yang dihabiskan bersama keluarganya

Penjabaran tentang tanggungjawab telah dijabarkan diatas biarlah apa yang kita lakukan saat ini dimana mungkin mempunyai kekuasaan yang lebih banyak dibandingkan orang lain atau mungkin kekuatan yang kita punya lebih besar, biarlah dalam segala sesuatunya kita melakukan dengan penuh rasa tanggung jawab baik keada diri sendiri, orang lain dan juga kepada Tuhan. Sehingga dengan perbuatan yang disertai dengan tanggung jawab akan menghasilkan hal-hal yang lain yang lebih baik dan lbih berarti serta tidak merugikan orang lain. 

Pandangan Hidupku adalah jalan sukses mencapai cita-citaku

Tema             : manusia dan pandangan Hidup

Setiap orang mempunyai pandangan hidupnya masing-masing. Pandangan hidup disini berarti bahwa pandangan atau pertimbangan yang dijadikan pendoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat yang akhirnya dijadikan sebagai pandangan hidup dri seseorang berasal dari pengalaman-pengalaman menurut waktu dan juga tempat tinggalnya. Semakin banyak waktu yang dipakai dan pengalaman yang dialami oleh seseorang akan mengajarkannya banyak hal dan dari apa yang dipelajari dan juga dirasakan seseorang akan mengambil sesuatu yang didapatnya itu dan dijadilkan sebagai pandangan hidupnya. Lingkungan sekitar pun memegang pandangan penting dalam hal ini. Lingkungan memberi pengaruh kepada seseorang dalam hal baik atau pun sebaliknya. Lingkungan yang baik dapat memberikan pengaruh yang baik sebaliknya lingkungan yang buruk pun dapat membuat seseorang memiliki pandangan hidup yang buruk juga.
Pandangan hidupku adalah jalan sukses mencapai cita-citaku. Saya mengambil judul diatas sesuai dengan teman pndangan hidup. Melalui tulisan ini saya ingin berbagi kepada para pembaca yang mungkin dapat membantu pula dalam hal motivasi diri yang mana saya sendiri pun masih harus belajar banyak. Setiap orang memiliki cita-cita. Ketika saya kecil dulu, saya sangat bercita-cita untuk menjadi dokter. Seiringnya waktu saya pun berganti cita-cita bahkan bias dikatakan saya memiliki banyak cita-cita. Cita-cita adalah sesuatu hal yang besar untuk dipikirkan tetapi juga tidak terlalu besar untuk di capai jika kita memiliki sesuatu yang memotivasi diri kita untuk memiliki cita-cita tersebut. Contohnya saja cita-cita bukan hanya sesuatu yang kita jadikan patokan untuk menjadi apa kita nantinya, tetapi cita-cita dapat kita katakana sebagai tujuan yang akan kita capai dengan apa yang kita lakukan sekarang, misalnya seorang anak memiliki harapan untuk mendapatkan nilai matematika 100 untuk ulangan minggu ini. Harapan itu bisa kita katakan sebagai cita-cita. Anak itu akhirnya berjuang untuk mecapai cita-citanya mendapat nilai matematika 100.   
 Salah satu hal yang dapat membantu kita untuk mencapai cita-cita adalah pandangan hidup. Pandangan hidup memiliki banyak sekali macam dan ragamnya. Tetapi pandangan hidup dapat dikualifikasikn dalam 3 hal yaitu berasal dari agama, pandangan hidup yang berupa ideology dari suatu kebudayaa dan pandangan hidup hasil renungan dimana pandangan hidup ini relatif kebenarannya. Ketika kita memiliki cita-cita, kita juga memerlukan sesuatu hal yang akhirnya membantu kita untuk mencapai apa yang kita cita-citakan. Beberapa pandangan hidup yang menjadi pegangan dalam kehidupansaya yang ingin saya bagikan kepada para pembaca.
1.       Mengutamakan apa yang Tuhan inginkan.
Banyak aktivitas  yang kita lakukan dan dalam setiap apa yang kita lakukan, memberikan kita pilihan-pilihan yang mengharuskan kita untuk menjatuhkan pilihan. Setiap pilihan memiliki resikonya masing-masing entah itu resiko yang besar ataupun kecil. Dalam menjatuhkan pilihan, banyak hal yang kita pikirkan dan kita pun menginginkan hal yan g terbaik yang kita dapatkan. Pandangan hidup  paling utama dalam kehidupan saya adalah mengutamakan apa yang Tuhan inginkan meski memang masi banyak hal-hal yang saya lakukan diluar kehendakNya tapi saya tetap mengutamakan pandangan hidup ini. Keinginan kita terkadang atau sering menjadi pemenang bukan kehendak Tuhan yang menjadi prioritas pertama. Keinginan kita hanya bersifat sementara ketika kesenangan itu kita dapatkan tetapi keinginan Tuhan, diawal mungkin sulit dan makin sulit tetapi hal tersebut adalah menjadi pilihan yang terbaik dan kebaikan yang terjadi dalam hidup kita mencapai jangka waktu yang lama bahkan selamanya
2.       Selalu mengucap syukur dengan apa yang dimiliki
Pandangan hidup yang kedua adalah mengucap syukur dengan apa yang dimiliki. Segala sesuatu yang kita dapatkan adalah titipan dari Tuhan dan dimaksudkan untuk mensejahterakan kehidupan manusia. Tapi kita sering sekali merasa kurang ketika diperhadapkan dalam situasi atau kondisi yang jauh lebih berbeda dengan kondisi kita saat ini. Kondisi itu seperti melihat apa yang dimiliki oleh orang lain jauh lebih banyak dari apa yang kita punya. Bersyukur juga bukan berarti kita pasrah pad keadaan dan tidak menginginkan hal yang lebih baik terjadi dalam kehidupan kita tetapi bersyukur berarti bahwa kita dapat menggunakan sebaik mungkin apa yang kita miliki untuk mewujudkan apa yang kita cita-citakan dan impikan.
3.       Selalu melakukan yang terbaik dari setiap kemampuan kita
Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda dan ketika kita berada dalam suatu keadaan permasalahan. Tuhan pun sebelumnya telah mempersiapkan kita terlebih dahulu agar kita dapat melalui setiap permasalahan yang dihadapi dengan baik sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Ada yang mengatakan bahwa Tuhan tidak akan member cobaan diluar dari kemampuan yang Tuhan berikan bagi kita , hanya sekarang kembali kepada diri kita masing-masing, apakah kita mau melakukan dan menyelesaikan setiap permasalahan dengan segenap kemampuan yang kita miliki. Dan hasilnya pun akan terlihat dari hal-hal yang kita lakukan dengan sepenuh hati dan terbaik dari diri kita atau dengan setengah hati.
4.       Mau melayani orang lain.
Melayani, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan apa yang dilakukan seorang pelayan kepada tuannya. Tetapi dalam hal ini, saya bermaksud untuk menyampaikan bahwa kita hidup di dunia dengan bersosialisasi dengan orang lain. Dalam bersosialisasi dengan orang lain, kita tidak mungkin menginginkan untuk orang lain dapat mengikuti apa yang kita inginkan meski mungkin itu cara yang terbaik yang dapat di tempuh. Keegoisan diri kita harus kita tekan sehingga kita sendiri pun dapat mendengar hal-hal lain yang berasal dari orang lain. Memikirkan diri sendiri jangan menjadi bagian dalam kehidupan kita karena dengan begitu kita sulit untuk diterima oleh orang lain. Mendengarkan, mengutamakan kepentingan orang lain diatas kepentingan kita pun dapat menjadi hal yang terbaik dalam kehidupan tetapi jangan sampai juga kita melakukan sesuatu yang salah dan buruk yang dimana hal tersebut dapat menjatuhkan diri kita tetapi dalam melakukan konsep dari pandangan yang satu ini, kita pun harus memandang hal-hal atau pandangan hidup yang ada diatas.
Saya mencoba untuk membagikannya kepada teman semua dan berharap apa yang telah saya bagikan ini menjadi berguna bagi yang lain. Pandangan tersebut belum sepenuhnya terpenuhi secara baik tetapi pandangan hidup tersebut membantu saya pribadi untuk tetap berjalan sesuai dengan jalur yang telah disediakan dan tidak membiarkan saya untuk menyimpang dari impian dan cita-cita yang saya idamkan untuk nantinya menjadi bagian dalam kehidupan saya.

Ketidakadanya Penerimaan Seutuhnya

Tema : Manusia dan Keadilan


Seorang Ibu menerima surat dari anaknya yang telah bertahun-tahun menghilang. Ia adalah anak satu-satunya. Anak tersebut ditugaskan perang ke Vietnam pada tahun 4 dan sejak 3 tahun yang terakhir, orang tuanya tidak pernah mendengar kabar lagi dari putera tunggalnya tersebut. Mereka menduga bahwa anaknya telah gugur di medan perang. Jadi dapat dibayangkan kebahagiaan ibunya menerima surat dari anaknya itu. Dalam surat tersebut tercantum bahwa anaknya akan pulang minggu itu.

Sepanjang minggu itu ia mempersiapkan segalanya untuk menyambut kedatangan putera tunggal kesayangannya, termasuk sebuah pesta penyambutan khusus untuk dia. Daftar undangan sudah dibuat dengan mengundang seluruh anggota keluarga, teman-teman dan rekan-rekan bisnis suaminya.

Pada suatu siang, si ibu menerima telepon dari anaknya yang sudah berada di airport.
Si anak                        : “Bu bolehkah saya membawa kawan baik saya ?”
Si ibu                           : “oh sudah tentu, rumah kita besar dan kamarpun cukup   
   banyak, bawa saja, jangan segan-segan bawalah nak “
Si anak                        : “Tetapi kawan saya cacat, dia korban perang Vietnam .”
Si Ibu                           : “….oh tidak masalah, bolehkah saya tahu, bagian mana yang
  cacat?” nada suara si ibu sudah agak menurun.
Si Anak                       : “Ia kehilangan tangan kanan dan kedua kakinya”.
Si Ibu                           : dengan nada agak terpaksa, karena si Ibu tidak mau
 mengecewakan hati anaknya , “Asal hanya untuk beberapa
 hari saja, saya kira tidak jadi masalah Nak “.
Si Anak                       : “tetapi masih ada satu hal lagi yang harus saya ceritakan sama
   Ibu, kawan saya itu wajahnya turut rusak begitu juga  
   kulitnya, karena sebagian besar hangus terbakar. Pada saat
   ia mau menolong kawannya ia menginjak ranjau, sehingga
   bukan tangan dan kakinya yang hancur melainkan seluruh
   wajah dan tubuhnya ikut terbakar !”
Si Ibu                           : dengan nada kecewa dan kesal: “Na…ak…lain kali saja
  kawanmu itu diundang ke rumah kita. Untuk sementara suruh   
  saja ia tinggal di hotel, kalau perlu biar ayahmu yang bayar
  biaya penginapannya!”      
Si Anak                       : “….tetapi ia adalah kawan baik saya Bu, saya tidak ingin pisah
   dari dia!”
Si Ibu                           : “Cobalah renungkan olehmu Nak, ayah kamu adalah seorang
               konglomerat yang ternama dan kita sering kedatangan para  
               pejabat tinggi maupun orang-orang penting yang berkunjung
               ke rumah kita, mapalagi pada malam kedatanganmu kita
               akan mengadakan perjamuan malam bahkan akan dihadiri
   oleh seorang menteri, apa kata mereka  apabila mereka nanti  
   melihat tubuh yang cacat dan wajah yang rusak?
  Bagaimana lingkungan bisa menerima kita nanti? Apakah tidak   
  akan
  menurunkan martabat kita?bahkan jangan-jangan nanti bisa  
  merusak citra bisnis usaha dari ayahmu nanti.”

Tanpa ada jawaban lebih lanjut dari anaknya telepon diputuskan dan ditutup.
Karena yakin hari itu anaknya pulang, orang tua tersebut maupun para tamu berkumpul-berpesta menunggu hingga jauh malam, ternyata anak tersebut tidak pulang. Ibunya mengira anaknya marah, karena tersinggung, disebabkan temannya tidak boleh datang berkunjung ke rumah mereka. Jam tiga subuh pagi, mereka mendapat telepon dari rumah sakit, agar mereka segera datang kesana, karena harus mengidentifikasikan mayat dari orang yang bunuh diri. Mayat dari seorang pemuda bekas tentara Vietnam, yang telah kehilangan tangan dan kedua kakinya dan wajahnya yang telah rusak karena terbakar. Tadinya mereka mengira bahwa itu adalah tubuh teman anaknya, tetapi kenyataannya pemuda tersebut adalah anaknya sendiri! Untuk membela nama dan status akhirnya mereka kehilangan putera tunggalnya!

 Tragis sekali cerita diatas tentang sebuah keluarga yang akhirnya kehilangan anggota keluarganya karena membela sesuatu yang tidaklah terlalu berharga.

Cerita diatas menggambarkan keadaan yang sering terjadi di sekitar kehidupan kita. Berapa banyak akhirnya yang kita perlakukan kepada orang lain dan hal tersebut membuat kita kehilangan banyak hal. Terkadang kita tidak menyadari apa yang kita lakukan atau katakan dan ketika hal buruk seperti kehilangan orang-orang yang kita sayangi mulai terjadi maka barulah kita menyadari betapa kejamnya kita melakukan hal tersebut kepada orang lain.

 Tulisan saya kali ini mengambil judul ”Ketidakadanya penerimaan seutuhnya”. Semua orang butuh adanya pengakuan yaitu pengakuan akan keberadaan dirinya di muka bumi ini,lingkup yang lebih kecil adalah di lingkungan tempat dia berada. Seorang anak butuh pengakuan dari kedua orang tuanya bukan hanya sekedar dilahirkan. Seorang teman butuh pengakuan bukan hanya sekedar pajangan yang hanya sebagai penghias keberadaan kita. Pacar butuh pengakuan bukan hanya sebagai tempat penghilang rasa kesepian. Terkadang seseorang memiliki criteria khusus dalam melihat orang lain. Hal ini benar, seseorang hrus memiliki criteria yang baik agar dalam kehidupannya pula mereka berada ada jalur yang baik. Tetapi jangan sampai hal ini menutup kemungkinan bahwa kita seseorang yang akhirya tidak bias menerima orang lain apa adanya. Kriteria yang kita ajukan menjadikan kita seseorang yang akhirnya menuntut orang lain untuk sesuai dengan apa yang kita inginkan dan jika hal ini semakin lama semakin tidak sesuai dengan criteria kita, tekadang seseorang melakukan hal-hal yang akhirnya melukai perasaan orang lain. Seperti cerita diatas dimana anak tersebut sangat ingin bertemu keluarganya. Hanya saja orang tua tersebut mempelihatkan ketidaktarikan atau ketidakmauan mereka menerima orang lain dalam keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Padahal hal tersebut tejadi dalam diri anak mereka sendiri. Jangan sampai hal ini kita pula rasakan. Akhir yang buruk akan pula kita dapatkan. Seperti halnya cerita diatas yang menggambarkan orang tua tersebut kehilangan anak mereka demikian pula hal tersebut dapat saja terjadi dalam kehidupan kita yaitu kita akhirnya kehingan seseoran yang sebenarnya menyayangi kita, tetapi akibat perbuatan kita yang tidak menerima seutuhnya maka hal tersubt membuat kita kehilangan banyak hal. Untuk itu mari kita mulai menerima orang lain apa adanya bukan apa yang ada padanya. God Bless You all… =)

Keadilanku

Tema       : Manusia dan Keadilan

Aku tidak tahu apa yang ku katakan
Aku tidak tahu apa yang kuperbuat
Semua menatap sinis
Semua menatap tajam
Seakan aku seorang penjahat
Penjahat semua orang

Aku tidak bersalah
Semua orang menutup mata
Semua orang menutup telinga
Kenapa mereka tidak mau melihat
Kenapa mereka tidak mau mendengar

Aku ini memang benar
Mereka yang mengambil semua
Mereka yang mengambil seluruh yang kupunya

Aku menuntut
Aku meminta
Meminta apa yang memang miliku
Bukan milik mereka

kenapa semuanya membela mereka
kenapa semuanya dipihak mereka
akulah yang harus dibela
akulah yang harus dipertahankan
Itu miliku
Itu kepunyaanku

Dunia ini tidak adil
Dunia ini munafik
Dunia ini kacau
Dunia ini tidak benar

Semua orang hanya melihat sinar emasnya
Sinar menyilaukan menutup hati busuknya
Ayo sadarlah….sadarlah…
Tegakkanlah keadilan yang memang benar
Ayo sadar…bangunlah
Karena keadilan akan segera hilang 

The Meaning of Love…

Tema     : Manusia dan Cinta Kasih

Cinta, kata ini pasti pernah dirasakan oleh setiap orang. Bahkan ada pula yang mengatakan bahwa seseorang tidak akan bisa hidup tanpa cinta. Cinta selalu melingkupi kita meskipun terkadang keberadaannya sering kita acuhkan.  Seorang penjahat pun memiliki cinta. Bayangkan, ketika seorang dari anak penjahat tersebut meminta makanan dari si bapak yang dikenal sebagai penjahat kelas kakap pun, tidak akan memberikan ular kepada anaknya ketika si anak meminta roti. Ya setiap orang pernah merasakan perasaan indah itu bahkan mungkin hanya mampir untuk beberapa saat dan hilang untuk jangka waktu yang sangat panjang akibat dari rasa sakit yang mungkin baginya tak tertahankan,

Definisi dari cinta tidak terhitung banyaknya karena setiap orang dapat mengartikan cinta ke dalam banyak hal.  Pak W.J.S. Poerwadarminta mencoba untuk mendefinisikan arti cinta dalam kamus  umum bahasa Indonesia karyanya.  Cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya.  Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Cinta kasih sendiri dapat berarti perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.  Cinta lebih mengandung perngertian mendalamnya rasa sedangkan kasih lebih keluarnya dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih yang dapat diwujudkan secara nyata.

Seperti yang saya katakana diatas bahwa setiap orang pasti merasakan cinta dan dapat mendefinisikan rasa cinta itu ke banyak hal, seperti anak-anak pada usia 4 sampai 8 tahun.  Tulisan yang saya baca ini dikutip dari tulisan Pdt. Ny. Nancy Nisapih-Rehatta. Membaca setiap pernyataan yang anak-anak itu utarakan membuat saya merinding dan saya pun akhirnya menyadari bahwa saya perlu untuk belajar banyak dari mereka bahwa meskipun hal yang dilakukan sangat kecil tetapi ada cinta di dalamnya. Sebuah kelompok yang dibentuk UNICEF-PBB (sebuah badan pemerhati anak-anak sedunia ) membuat pertanyaan untuk kelompok usia 4 sampai 8 tahun tentang “ Apa yang dimaksudkan dengan cinta” dan jawaban yang diberikan oleh mereka jauh lebih dalam dari apa yang bisa kita duga. Hal dibawah ini beberapa diantaranya, CINTA ITU ADALAH

“Ketika omaku menderita rematik dan ia tidak sanggup untuk tunduk untuk memotong kuku jari kakinya. Maka Opaku yang melakukannya, setiap kali kuku Oma mulai panjang. Bahkan ketika jari-jari tangan Opaku akhirnya menderita rematik, ia tetap melakukannya. Itulah cinta“ (Rebecca, 8 tahun)

“Tanda seseorang menyayangimu adalah ketika ia menyebut namamu dengan cara yang berbeda. Pada saat itu, kamu tahu bahwa namamu tersimpan dalam mulut dan hatinya”(Billy, 4 tahun)

“Ketika kamu pergi dengannya untuk makan bersama, dan ia memberikan kentang gorengnya padamu tanpa mengharapkan mendapatkan kentang goreng milikmu”(Chrissy, 6 tahun)

“Cinta mampu membuatmu tetap tersenyum walaupun engkau sangat lelah”(Terry, 4 tahun)

“Pada saat mamaku membuat kopi untuk papaku dan sebelum menyuguhkannya, ia seruput (meminum sedikit) dari kopi itu untuk memastikannya bahwa rasanya sudah pas” ( Danny, 7 tahun) .

“Kalau engkau mau belajar tetang mencintai yang sebenarnya, mulailah dengan menyukai temanmu yang engkau tidak suka “ (Nikka, 6 tahun)

“ Hanya ada 2 bentuk cinta dalam dunia ini, Cinta Allah dan cinta kita. Dan kedua-duanya, Allah yang ciptakan”(Jenny, 8 tahun)

“Ketika konser piano saya ikuti, saya berada di atas panggung ketakutan. Saya kemudian melihat ke arah penonton, dan nampak papaku tersenyum sambil melambaikan tangannya kearahku. Dia satu-satunya penonton yang melakukan hal itu dan saya kemudian tidak takut lagi”  ( Cindy, 8 tahun)

“Ketika kakak perempuanku selalu memberikan baju bekasnya kepadaku, lalu pergi ke Mall untuk memberikan yang baru untuknya sendiri” ( Lauren, 4 tahun).

Jawaban yang menajubkan. Mereka menunjukan arti cinta yang sesungguhnya dengan kasih dalam wujud nyata dan saat membayangkan setiap dari apa yang mereka katakan lewat apa yang saya baca. Kesemua hal tersebut menjawab lebih dari sekedar kata-kata. Gambaran yang yang punya arti penuh tentang cinta dan kasih,

Seorang dosen dan penulis Leo Buscaglia, pada suatu kali menceritakan tentang sebuah konteks dimana ia menjadi jurinya. Konteks itu mencari anak yang paling peduli terhadap sesama. Pemenangnya adalah seorang anak berusia 4 tahun. Anak itu mempunyai tetangga

seorang bapak tua yang istrinya baru meniggal.  Ketika peristiwa itu terjadi,  anak lelaki kecil itu memanjati pagar rumah bapak tua itu dan masuk ke rumahnya, duduk diatas pangkuannya selama berjam-jam. Ketika ia pulang, ibunya bertanya, apa yang ia katakan pada pria itu? Ia menjawab “ Tidak, saya tidak katakan apa-apa, saya hanya membantunya untuk menangis dan membersihkan wajahnya dengan sapu tangan.”. Inilah cinta tulus yang patut kita tiru dan bagikan kepada semua orang. Lebih dari apa yang saya tuliskan ini, saya akhirnya belajar bahwa kadang mengetahui arti cinta dan mengatakannya menjadi tidaklah terlalu penting dibandingkan tindak nyata kita didalam kehidupan sehari-hari. Cinta kasih Tuhanlah yang sempurna dan Dia selalu mewujudkan rasa cintaNya kepada kita dengan terus memberkati kita. Selalu setia bersama dengan kita ketika kita mungkin mengecewakan hatiNya bahkan meninggalkanNya. Dia tidak bisa menyangkal diriNya bahwa Dia adalah sosok yang penuh cinta kasih. Setiap hari kita merasakan pernyataan cinta Tuhan dan mari tanamkan didalam hati kita bahwa ketika kita merasakan bahwa tidak ada yang mencintai kita, percaya cinta yang lebih besar kamu selalu dapatkan di dalam Tuhan karena Dialah yang menciptakanmu dengan kasih sayang dan bagikan cinta yang kamu rasakan kepada sesama dengan saling mengasihi.  Inilah salah satu cerita tentang kasih kepada sesama.


Secercah Keindahan Sorgawi

Tema    : Manusia dan Keindahan

Suatu hari, Tuhan memberiku sebuah tugas untum membawa keong jalan-jalan. Aku tak dapat jalan terlalu cepat, karena harus menyesuaikan diri dengan langkah keong yang merangkak. Setiap kali ia hanya beralih sedemikian sedikit. Aku mendesak, menghardik, memarahinya. Keong memandangku dengan pandangan meminta maaf, seraya berkata : “aku sudah berusaha dengan segenap tenaga !” Aku menariknya, menyeret bahkan menendangnya dan keong terluka. Ia mencucurkan keringat, napas tersengal-sengal, merakat ke depan. Sunggu aneh, mengapa Tuhan memintaku mengajak keong berjalan-jalan. Ya Tuhan! Mengapa ? Langit sunyi-senyap, aku kesal sekali. Lalu aku mendengar Tuhan berkata, “Pelankan langkahmu, tenangkan hati …”

Tiba-tiba tercium aroma bunga, ternyata ini adalah sebuah taman bunga. Aku rasakan hembusan sepoi angin demikian lembut. Ada lagi! Aku dengar suara kicau burung dan suara dengung cacing. Aku lihat langit penuh bintang cemerlang. Oh? Mengapa dulu aku tidak rasakan semua ini? Barulah aku teringat, mungkin aku telah salah menduga.

Ternyata bukan aku yang menuntun keong, tetapi Tuhan meminta keong menuntunku jalan-jalan sehingga aku dapat memahami dan merasakan keindahan taman ini yang tak pernah kualami, kalau aku berjalan sendiri dengan cepat. Dalam ketenangan dan berjalan pelan, ternyata kita lebih mampu bersyukur dengan hati dan pikiran yang jernih ( kutipan tulisan Berjalan dengan keong-Pdt. Ny. Nancy Nisahpih-Rehatta,M.Th)

Cerita diatas menggambarkan dunia saat ini yang kian hari kian sibuk sehingga banyak  orang yang akhirnya sulit menyadari keindahan-kehindahan yang terjadi di sekitarnya. Dunia yang memamerkan tingkat individualistik yang tinggi menggambarkan bahwa keindahan yang telah terjadi dari jaman dulu kala mulai kini mulai menghilang. Keindahan itu adalah kebersamaan antara seorang akan yang lain. Teknologi yang maju dan segala sesuatu yang mulai berkembang menuntut seseorang untuk kerja lebih keras agar menghasilkan sesuatu yang lebih baik lagi kedeoannya. Padahal sesuatu yang dikembangkan tersebut memiliki tujuan awal yang adalah demi kesejahteraan atau membuat jalinan komunikasi lebih baik membuat banyak orang yang menggunakannya mulai beralih dari tujuan semula.

Kita dapat melihat salah satu contoh yang benyak terjadi saat ini. Kecanggihan di bidang komunikasi sangat berkembang dengan cepat. Contohnya saja, siapa yang tidak mengenal handphone dan internet saat ini. Hampir semua telah mengenalnya bahkan dari kalangan atas sampai kalangan bawah mengenal kedua hal ini. Fasilitas yang disajikan atau diberikan pun bukan hanya sekedar untuk bertelepon, sms atau mencari berita di dunia maya tetapi lebih dari itu, kita dapat berkomomunikasi dengan lawan bicara kita dan dapat melihat aktifitas apa saja yang lawan bicara lakukan.

Keefisienan saat ini bukan membantu untuk melakukan komunikasi menjadi lebih bik tetapi menjadikan seseorang menganggap suatu jalinan komunikasi secara langsung menjadi tidaklah terlalu penting. Pekerjaan yang menuntut seseorang berkerja ekstra dan sulit meluangkan waktunya akan sangat menyukai fasilitas tersebut. Padahal keindahan dari kebersaamaan yang dijalani secara langsung akan lebih terasa dibandingkan dengan komunikasi yang dibatasi dengan fasitas tersebut.

Fasilitas yang ada bukanlah merupakan kesalahan. Fasilitas-fasilitas yang saat ini ada sangat menunjang pekerjaan manusia bahkan juga membuat seseorang mau untuk emngembangkan dirinya lebih baik agi dengan fasilitas yang ada. Hanya saja yang saya ingin katakana dalam tulisan saya kali ini adalah bahwa terkadang kita juga memerlukan waktu untuk berdiam sejenak, berkumpul dengan orang-orang yang mencintai anda, berkomunikasi langsung serta menghabisakan waktu anda bersama dengan mereka. Karena waktu yang sebenarnya ada itu tetapi kita menggunakan dengan sebaik-baiknya maka waktu tersebut tidak akan terulang kembali dan akan berakhir dengan penyesalan yang tiada akhir. Menuntut kehidupan yang lebih baik terkadang membuat kehidupan yang secara fisik kita baik tetapi rohani dan batiniah kita menjadi buruk atau bahkan hilang sama sekali. Keindahan sorgawi itulah yang kita butuhkan sehingga kita pun tidak kehilangan cinta yang seharusnya memang kita rasakan dan miliki. Mari luangkan waktu dan jalinlah komunikasi yang baik dengan orang lain maka keindahan sorgawi itu pun akan terus dapat kita rasakan. HAVE A NICE DAY WITH YOUR LOVELY PEOPLE. GOD BLESS U

Aku akan kemana ?

Tema : Manusia dan Kegelisahan

Kematian bagi banyak orang menggambarkan akhir dari segalanya, akhir dari kehidupan yang kita jalani di dunia ini. Pernahkan terbesit dalam pemikiran kita, bagaimana kalau 1 menit kemudian kita akan meninggalkan dunia ini ?. Tidak ada seorang pun yang mengetahui tentang hal itu. Kegelisahan adalah perasaan yang timbul untuk sesuatu hal didepan yang tidak kita ketahi bagaimana hasilnya. Seperti halnya ketika kita menghadapi sebuah ujian. Misalnya saja ujian nasional yang kita pernah lakukan. Ketika sampai waktunya untuk masa penantian pengumuman hasil ujian, kita sering diliputi kegelisahan. Gelisah jika kita mungkin tidak lulus atau gelisah akan hasil yang di dapat. Begitu pula dengan kematian. Kita tidak tahu apa yang ada disana, bagaimana kondisi atau keadaan disana. Apakah cara hidup kita di dunia ini akan membantu kita untuk akhirnya masuk k sorga sebagai tempat orang-orang yang memiliki hati yang mengasihi Tuhan. Semuanya kita tidak tahu.
Bagi orang yang melakukan apa yang Tuhan tidak sukai dan menjelang kematiannya akan merasakan kegelisahan serta ketakutan atas apa yang terjadi disana. Kegelisahan yang tak menentu dan membuat keinginan untuk bertahan hidup lama di dunia ini semakin besar karena ketidakjelasan atas hal yang terjadi dibalik kematian. Semakin tua semakin gelisah. Semakin sakit semakin bertambah besar rasa gelisah. Tidak ada ketentuan dan membuat orang-orang dlam golongan ini menikmati sisa masa hidupnya dengan penuh kebahagiaan.
Kegelisahan akan hilang jika kita bersama dengan seseorang yang memiliki sepenuhnya kehidupan kita yaitu Sang Pencipta kita. Tuhan dengan kekuatan serta kekuasaan yang dimilikiNya akan membantu kita untuk tidak merasakan kegelisahan akan segala sesuatu yang terjadi didalam kehidupan. Segala permasalahan seberat apapun itu dapat kita lalui jika kita berpengharapan penuh terhadapNya termasuk dalam hal kematian. Meski kita tidak tahu apa yang ada dibalik kematian tetap jika kita percaya penuh kepada Tuhan dan melakukan apa yang Ia kehendaki maka kegelisahan akan ketidakpastian itu akan hilang karena kita akan dapat dengan yakin menyatakan bahwa kita akan pergi ke tempat dimana Tuhan kita berada, seperti cerita dibawah ini.
Seorang pasien berpaling menghadap dokternya selagi dokter itu bersiap untuk pergi, “Dokter, aku takut mato. Ceritakan apa yang ada di sebelah sana”. Dengan lembut, dokter berkata, “Saya tidak tahu.” “Anda tidak tahu?” Kata pasien itu.
Saat itu dokter tersebut sedang memegang gagang pintu kamar, dibalik pintu terdengar suara garukan dan keluhan. Begitu pintu dibukanya, seekor anjing menerobos masuk dan lompat kearahnya dengan antusias dan tampak senang sekali. Menoleh kearah san pasien, dokter tersebut berkata “ Anda lihat anjing saya? Ia belum pernah masuk ruangan ini sebelumnya. Ia tidak tahu ada apa didalamnya. Ia tidak tahu apa-apa, kecuali bahwa tuannya ada didalamnya, dan ketika pintu dibuka, ia langsung masuk tanpa takut. Saya hanya tahu sedikit tentang ada apa dibalik kematian tapi saya tahu benar tentang satu hal, bahwa saya tahu Tuhan saya ada disana dan itu cukup. (cerita ini kutipan dari Penjelasan yang menyenangkan tentang kematian, Pdt. Ny. Nancy Nisahpih-Rehatta ).

Mengenal Indonesia lewat Budaya Angklung

 Tema : Kebudayaan


Siapa yang tidak mengenal Indonesia. Negara dengan kekayaan alam yang sangat luar biasa ini menarik pihak luar untuk melirik Indonesia. Contohnya saja jaman penjajahan, banyak negara-negara yang akhirnya singgah ke Indonesia untuk mencicipi kekayaan alam yang ada didalamnya. Itulah salah satu contoh yang dapat saya sebutkan. Belum lagi keindahan alam yang begitu permai, tidak kalah dengan pemandangan alam yang dimiliki oleh negara lain.  Tetapi tidak sedikit juga yang mengenal Indonesia dari sisi negatifnya, misalnya saja korupsi dan teroris yang telah mewarnai pandangan dunia saat ini.

Indonesia mempunyai berbagai macam bentuk perbedaan, yang mana hal ini menjadikan negara Indonesia memiliki banyak kebudayaan. Salah satu kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia adalah alat musik angklung. Alat ini terbuat dari bambu dan masing-masing bentuk dari angklung ini memiliki nada yang berbeda-beda dan apalagi ketika kita dapat memainkannuya dengan baik maka  alat musik tersebut dapat menghasilkan harmoni yang indah. Pencinta musik angklung sendiri pun tidak hanya berasal dari negara Indonesia saja tetapi negara lain pun banyak yang menyukai angklung bahkan ada yang rela untuk terbang ke Indonesia dan mempelajari secara khusus alat musik ini.

Musik angklung sendiri bagi kita sudah menjadi hal yang tidak asing lagi. Bentuk dari alat musik ini pun kita ketahui. Tetapi banyak dari antara kita yang tidak mengetahui sejarah agklung dan nada-nada apa saja yang dimiliki oleh alat musik ini.

Inilah asal usul angklung ( dikutip dari wikipedia )
 Angklung yang biasa dipakai diambil dari jenis bambu sebagai alat musik yaitu awi wulung (bambu berwarna hitam) dan awi temen (bambu berwarna putih). Purwa rupa alat musik angklung; tiap nada (laras) dihasilkan dari bunyi tabung bambunya yang berbentuk wilahan (batangan) setiap ruas bambu dari ukuran kecil hingga besar.
Angklung merupakan alat musik yang berasal dari Jawa Barat. Pada zaman dulu, Angknlug diciptakan dan juga dimainkan untuk memikat Dewi Sri turun ke Bumi agar tanaman padi rakyat tumbuh subur.
Fungsi lain dari angklung sendiri adalah sebagai pemompa semangat rakyat bahkan sampai pada masa penjajahan, itu sebabnya pemerintah Hindia Belanda sempat melarang masyarakat menggunakan angklung, pelarangan itu sempat membuat popularitas angklung menurun dan hanya di mainkan oleh anak- anak pada waktu itu.
Selanjutnya lagu-lagu yang dipersembahkan untuk memikat Dewi Sri tersebut disertai dengan pengiring bunyi tabuh yang terbuat dari batang-batang bambu yang dikemas sederhana yang kita kenal sebagai angklung. Perkembangan selanjutnya dalam permainan Angklung tradisi disertai pula dengan unsur gerak dan ibing (tari) yang ritmis (ber-wirahma) dengan pola dan aturan=aturan tertentu sesuai dengan kebutuhan upacara penghormatan padi pada waktu mengarak padi ke lumbung (ngampih pare, nginebkeun), juga pada saat-saat mitembeyan, mengawali menanam padi yang di sebagian tempat di Jawa Barat disebut ngaseuk.
Dalam perkembangannya, angklung berkembang dan menyebar ke seantero Jawa, lalu ke Kalimantan dan Sumatera. Pada 1908 tercatat sebuah misi kebudayaan dari Indonesia ke Thailand, antara lain ditandai penyerahan angklung, lalu permainan musik bambu ini pun sempat menyebar di sana.
Bahkan, sejak 1966, Udjo Ngalagena —tokoh angklung yang mengembangkan teknik permainan berdasarkan laras-laras pelog, salendro, dan madenda— mulai mengajarkan bagaimana bermain angklung kepada banyak orang dari berbagai komunitas.
Nada-nada pada Alat Musik Angklung banyak sekali. Inilah penjabaran dari nada-nada yang terdapat pada alat musik angklung :
  1. 8 Nada, yang terdiri dari; Nada c, d, e, f, g, a dan c dengan jumlah keseluruhan 8(delapan) Nada paling tinggi. Khusus untuk angklung jenis ini biasa digunakan untuk anak TK (Taman Kanak-kanak) karena ukurannya yang cukup kecil dan angklung jenis ini merupakan tingkatan nada yang paling/sangat tinggi, tidak ada ukuran angklung lagi yang paling tinggi selain jenis angklung yang ini.
  2. 15 Nada, merupakan penggabungan dari nada TK dan nada SD dijadikan satu, maka akan menghasilkan jumlah dana sebanyak 15 Nada yang terdiri dari; C, D, E, F, G, A, B, C - c, d, e, f, g, a, b, c;
  3. 18 Nada, Untuk jumlah nada pada angklung ini hanya diberikan tambahan 3(tiga) buah nada dari angklung 15 nada, yaitu nada G, A, dan B Lebih Rendah;
  4. 22 Nada, Untuk jumlah nada pada angklung ini juga, hanya diberikan tambahan 4(empat) buah nada dari angklung 18 nada, yaitu nada C, D, E dan F Lebih Rendah;
  5. 37 Nada melodi terdiri dari : C,C#, D,D#, E, F,F#, G,G#, A,A#, B, - C,C#, D,D#, E, F,F#, G,G#, A,A#, B,- C,C#, D,D#, E, F,F#, G,G#, A,A#, B, C;
  6. 42 Nada Melodi Lengkap, hanya diberikan tambahan 5(lima) buah nada yang terdiri dari; Nada G,G# A,A# dan B dari angklung 37 nada.
  7. 43 Nada, khusus untuk angklung jenis ini jumlah nada yang digunakan terdiri dari  37 nada melodi dan ditambah dengan 6(enam) nada pengiring: G-mayor, F-mayor, C-mayor dan A-minor, D-minor dan E-minor.
  8. 47 Nada, Untuk angklung jenis ini hanya diberikan tambahan nada pengiring yang terdiri dari C7, F7, G7 dan A7 sebagai pelengkap. Pada angklung jenis ini pengiring dibuatkan standar yang terpisah. Sehingga untuk angklung 47 nada terdiri dari; 37 nada melodi dan 10 nada pengiring dengan standar tiang penyangga yang terpisah.
Memainkan alat musik angklung ini mudah tapi juga ada pula yang sulit. Memamng memainkkannya dengan cara hanya digoyang tapi ketika diperhadapkan dengan lagu yang akan dimainkan hal ini akan menjadi lebih sulit. Mungkin hanya sebagian orang yang hanya tahu ada 8 nada dalam angklung tapi ternyate tidak, angklung punya banyak nada bahkan mencapai 47 nada seperti yang dipaparkan diatas.

Musik angklung jangan sampai hilang dan direbut oleh negara lain. Tidak ada kebudayaan seperti ini yang dapat kita temukan di negara Indonesia. Untuk itu menjaga dan melestarikan budaya ini sudah menjadi kewajiban kita bukan hanya angklung tetapi juga alat musik lainnya juga. Mari menjaga kebudayaan Indonesia. : )

Sumber inspirasi :

LILIN HARAPAN

Tema : Manusia dan Harapan

Cerita klasik tetapi memberi pelajaran akan pentingnya harapan bagi setiap orang.
Ada 4 lilin yang menyala. Sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.
Lilin pertama berkata: “Aku adalah Damai.” Namun manusia tak mampu untuk menjagaku, maka lebih baik aku mematikan diriku saja !” Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.

Lilin kedua berkata: “Aku adalah Iman. Sayang aku tidak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetep menyala.” Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara : ”Aku adalah cinta. Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandangku dan menganggapku berguna. Mereka saling membenci , bahkan membeci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.” Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.
Tanpa terduga…
Seorang anak saat iru masuk ke dalam kamar dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena takut aka kegelapan itu, ia berkata : “Eh apa yang terjadi ? Kalian harus tetap menyala. Aku takut akan kegelapan!” Lalu ia menangis tersedu-sedu.
Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata : “Jangan takut, janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga lilin lainnya : Akulah HARAPAN”

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga lilin lainnya. (Kutipan tulisan “Lilin Harapan”, Pdt. Ny. Nancy Nisahpih-Rehatta )
Perjalanan hidup seseorang tidak akan selalu mulus seperti apa yang diidam-idamkannya. Ada saatnya dimana semua hal yang diimpinkan menjadi kenyataan. Ada saatnya hal yang diimpikan dan hampr didapatkan tetapi kemudian hilang bahkan habis tak tersisa. Semua orang mungkin bisa untuk memprediksikan apa yang akan terjadi jika ia melakukan satu hal yang telah tersusun dalam rencana tetapi dalam proses pengerjaannya tidak semua berjalan sesuai apa yang telah dirancangannya.

Seperti cerita diatas, setiap orang berusaha untuk memciptakan  suasana sekitarnya damai sehingga damai tersebut dapat dirasakan dan menghasilkan kebahagian dalam hati orang tersebut. Tetapi dalam proses penciptaan atau dalam proses penjagaan agar kedamaian itu tetap ada, sering timbul banyak berbagai macam masalah dan ketika manusia tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang ada, kedamaian mulai hilang dan digantikan dengan kegelisahan yang mungkin akan sulit untuk digantikan kembali dengan kedamaian yang sebelumnya telah dirasakan.

Begitu pula yang terjadi dengan iman. Iman yang sungguh-sunggu percaya kepada Tuhan pun sedikit ditemukan. Saat ini, manusia lebih mempercayai perkataan orang lain. Dukun, peramal, membaca garis tangan, hipnotis, dll yang sedang membumi saat ini bukan sekedar menjadi hiburan bahkan tidak sedikit orang yang menaruh harap kepada mereka bukan kepada Tuhan. Iman pun mulai menghilang.

Kemudian cinta. Cinta masih ada sampai saat ini hanya terkadang atau bahkan sendiri, arti dari cinta sesungguhnya mulai hilang. Halaman depan dapat saja berjudul cinta tetapi maksud dan isi dibalik halaman depan atau pembuka tersebut mulai diwarnai dengan hal-hal yang dibenci dan bukan tergolong dalam kelompok cinta. Kebencian, balas dendam, cemburu berlebihan, dan hal-hal yang lain yang akhirnya menimbulkan masalah baru dan cinta yang awal dirasakan pun lambat laun mulai pula menghilang.

Manusia hidup dengan pementingan diri sendiri, ketakuta yang berlebihan, kekhawatiran, ketidakpercyaan bahkan keputus asaan untuk menciptakan kembali ketiga hal yang teah diungkapkan diatas. Tetapi untungnya ada satu hal baik yang akhirnya dapat memberikan kekuatan dan kemampuan untuk membuat ketiga hal diatas kembali bersinar yaitu harapan. Dengan harapan seseorang akhirnya mau untuk mengembalikan apa yang hilang. Harapan menimbulkan energy positif dan menghilangkan sisi negative dimana dengan energy positif tersebut membuat seseorang dapat memiliki keinginan untuk memperbaiki hubungan yang rusak dan berharap agar dapat bersatu.Harapan itu juga yang membantu orang lain untuk bangun dan mau berusaha kembali untuk meraih apa yang diimpikannya meski dalam perjalananya mengalami jatuh berkali-kali. Pengharapan itulah yang  harus tetap ada dalam diri manusia sehingga meski yang lain mulai sirna tetapi ada satu hal yang dapat membangkitkan semuanya yaitu harapan. Mari kita terus berharapa dan dengan harapan dan keinginan yang kuat kita pun dapat memberikan yang terbaik bagi sesama manusia. Always Keep Hope In God and God Can Show You The Way. God Bless You.